Rabu, 20 Januari 2016

Bolehkah amal kebaikan kita diketahui oranglain??

Jawab:
Boleh..selama niatnya untuk mengajak kebaikan dan untuk menyemangati orang lain..

Penampakanmu, Memberi Semangat Baginya!

Sahabat...

Tahukah ?

Dari sebuah Hadits Shahih Riwayat Imam Muslim no. 1028; Rasulullah pernah bertanya kepada para sahabat yang tengah duduk ² di bawah mimbar...

“Siapakah diantara kalian yang hari ini berpuasa?”

Abu Bakar menjawab: “Saya wahai Rasulullah.”

Rasulullah bertanya lagi: “Siapakah diantara kalian yang hari ini mengantar jenazah?”

Abu Bakar menjawab: “Saya wahai Rasulullah.”

Rasulullah bertanya lagi: “Siapakah diantara kalian yang hari ini memberi makan orang miskin?”

Abu Bakar menjawab: “Saya wahai Rasulullah.”

Rasulullah bertanya lagi: “Siapakah diantara kalian yang hari ini menjenguk orang sakit?”

Abu Bakar menjawab: “Saya wahai Rasulullah.”

Rasulullah bersabda : “Tidaklah semua amal di atas terkumpul dalam diri seseorang melainkan ia akan masuk syurga.”

Maasya Allah...
Maasya Allah...
Maasya Allah...

Khalifah Abu Bakar menyebutkan ibadah ² nya kepada Rasulullah di depan sahabat ² lainnya...

Karena apa ?

Karena ingin mengabarkan kepada sahabat lainnya tentang sebuah AMALAN BAIK.

Menampakkan Amalan, untuk diikuti oleh sahabat ² lainnya...

Menampakkan amalan TIDAK SELALU bermakna RIYA, Adakalanya penampakan tersebut dapat memicu teman, sahabat, saudara dan keluarga untuk serta bersemangat mengerjakan amalan tersebut.

Bagaimana mereka dapat turut serta beramal jika diri-diri kita tidak memberi teladan kepada mereka...

Tidak mengabari mereka tentang adanya amalan tersebut.

Tidak saling menyemangati dengan mereka tentang amalan tersebut.

Sahabat...
Tahukah engkau...

“Barangsiapa dalam Islam membuat kebiasan baik, maka tercatat baginya pahala dan pahala orang yang mengikutinya setelahnya tanpa mengurangi pahala mereka yang mengikutinya. Barangsiapa dalam Islam membuat kebiasaan buruk, maka tercatat baginya dosa dan dosa orang yang mengikutinya setelahnya, tanpa mengurangi dosa-dosa mereka.”
[HR. Muslim, No. 1017 At tirmidzi No. 2675, An Nasa’i No. 2554, Ibnu Majah No. 203, Ahmad No. 19156]

Seperti itulah pendapatan pahala kebaikan, bagi insan yang berbuat kebaikan dan mengajak berbuat kebaikan.

Maasya Allah...
Maasya Allah...
Maasya Allah...

Jangan malu, untuk menceritakan kebaikan diri...

Wahai sahabat..
Semangat ibadahmu... memicu sahabat lainnya untuk bersemangat beribadah.

Memperkuat sendi-sendi semangat beribadahnya yang mulai melemah karena terbawa arus MENGEJA KESIBUKAN DUNIA.

Itulah indahnya ukhuwah, itulah sebabnya kita bersama disini.

Untuk saling menjaga...
Untuk saling menyemangati.
Untuk saling berlomba-lomba dalam kebaikan...

MENAMPAKKAN KEBAIKAN, tidak selalu menjadikan diri RIYA,

Bisa jadi...
Penampakkan tersebut, justru menumbuhkan PAHALA tak terkira.

#Semangat Tilawah
#Semangat Menjadi Pribadi Indah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar