JIKA ALLAH BERKEHENDAK MENOLONG....
“Jika Allah berkehendak menolong kamu, maka tidak ada satu pun yang bisa mengalahkan kamu, sebaliknya, jika Allah membiarkan, maka siapakah yang dapat menolongmu selain Allah tentunya. Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin berserah diri.” (Âli ‘Imrân: 160).
“Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan melalui kesabaran dan shalat…” (al-Baqarah: 45).
Di antara makna sabar adalah menerima apapun kejadian dengan hati lapang, hati ikhlas dan percaya bahwa Allah ada di balik semua hal.
Kelapangan dan keikhlasan dalam menyikapi problematika kehidupan akan membuat hati menjadi rileks dan pikiran menjadi jernih.
Sedangkan shalat dalam makna seluas-luasnya adalah menundukkan hati, pikiran dan jiwa raga kepada Allah, Tuhan Penguasa Alam.
Siapa saja yang mengharapkan pertolongan Allah, sebisa mungkin menjaga agar hal-hal negatif tidak terulang lagi dan kemudian berbuat sebanyak mungkin amal kebajikan.
Inilah juga sebagian dari materi manajemen kerugian, manajemen kekecewaan, yang sebagian besarnya banyak dikupas nanti pada judul “Cahaya Seribu Lilin”.
Seseorang yang sedang mengalami keterpurukan dan ketersudutan,
tetapi ia bisa menerimanya dengan tingkat keikhlasan yang tinggi,
apalagi dibarengi dengan kesadaran bahwa apapun yang terjadi adalah kebaikan baginya, dan penerimaan resiko; maka keterpurukan dan ketersudutannya itu bukanlah kerugian adanya.
Apalagi bila kemudian dalam masa tersebut, ia mau memperbaiki dirinya dengan memantapkan niat mengayuh kehidupan baru, dengan semangat baru, dan dengan motivasi baru, yang ia sandarkan pada kebaikan hubungan baik dengan Allah dan sesamanya.
Bisa dipastikan, kebaikan demi kebaikan berupa perubahan suasana kehidupan akan segera menghampiri.
Sebaliknya, siapa saja yang tidak bisa mengelola sebuah musibah, tidak bisa mengelola sebuah kejatuhan dan kepahitan, maka akan berlipat-lipat kerugian yang dialaminya.
Contoh sederhana misalnya,
seseorang bangkrut, lalu ia tidak bisa menerima kebangkrutannya secara sewajarnya,
dalam artian putus asa, biasanya ia akan lama sekali terkungkung dalam kebangkrutannya,
apalagi bila ia alihkan kekecewaannya ke hal-hal negatif.
Kerugian yang ia alami minimal dua kali. Pertama, rugi karena kebangkrutannya. Kedua, rugi karena kehilangan motivasi dan harapan.
SUBHANALLAH
"Semoga ALLAH bimbing kita agar senantiasa menjadi hamba-Nya yang tidak meremehkan waktu shalat, dan waktu2 yang sudah ALLAH berikan untuk kita, terhindar dari maksiat dan perzinaan, dekat dengan ibadah kepada ALLAH SWT. aamiin"
Sampaikan dakwah ini kepada sahabat, dan teman-teman facebook anda. Semoga pahala ini terus tersebar hingga membukakan pintu hati setiap orang yang membacanya
Aamiinkan doa ini saudaraku.
Allahumma ya ALLAH tanamkan di hati kami perasaan selalu rindu kepada-Mu, ingatkanlah selalu kami tentang dahsyatnya hari akhirat-Mu agar hamba tidak tertipu dengan kesenangan dunia sesaat ini, ya ALLAH, ya Tuhan kami, Penguasa hati kami, tetapkanlah hati kami dalam taqwa dan istiqomah agar tetap dijalan-Mu sampai akhir hayat nanti... Aamiin ya Rabbal'alamin
(Cantumkan jika ada doa khusus, agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca tausiah ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan tausiah ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin
Please visit this link
Http://tinyurl.com/ppmnfk7
FBPAGE: 6 SIBLINGS FASHION
TWITTER. @BBASYARUDIN
BBM. 5B02A5B9
WA. 082169002446
😊THANK YOU😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar