Rabu, 06 Juli 2016

ATSAARIS SYIAAM

Semangat Fitri :

ATSAARIS SYIAAM (Tanda bekas puasa)
@MasyhuriOBK

Tanda puasa itu bukanlah berat badan yang turun atau tubuh yang semakin langsing, karena tidak sedikit yang mengalami penambahan berat badan selepas ramadhan.

Sebagaimana juga "atsaris sujud" yang sebenarnya bukanlah tanda hitam di dahi, karena banyak sekali ahli sujud yang sama sekali tdk ada tanda hitam d jidatnya.

Yang punya "tanda hitam dan kurus" jangan merasa paling banyak sujud dan 'serius' puasanya. Yang tetap "gemuk dan tak punya tanda hitam" juga tdk ada alasan untuk suudzon 'menuduh' mereka yg kurus dan bertanda hitam sengaja "menghitamkan dahi dan menguruskan diri". Biarlah Allah yang akan menilai dan memberi pahala sesuai janji.

Lalu apa tanda bekas orang berpuasa?
Mari kita sedikit berbagi...

# Boleh ada air mata, tapi...

Jika diibaratkan tamu, ramadhan adalah tamu yg paling agung dibanding tamu agung manapun...
Jika diibaratkan sahabat, ramadhan adalah sahabat terbaik dibanding siapapun...
Tentu sangat wajar jika sedih terasa dan mengalir air mata saat harus berpisah dengannya...

Tapi apakah kesedihan dan air mata kita itu ada faedahnya ???

Sama sekali tidak sobat, ketika tdk ada satu bekas sekalipun yang melekat dlm diri selepas ramadhan...
Air mata itu tidak ada faedahnya, ketika tidak disertai tekad kuat untuk senantiasa membawa 'cindera mata' ramadhan dlm perjalanan kehidupan selepas 'perpisahan'...

# 'cindera mata' ramadhan

Ramadhan telah menyiapkan 'cindera mata' terbaik agar kita senantiasa 'bersamanya' meski sudah jauh melangkah menapaki 11 bulan berikutnya.

Ada 5 'cindera mata' istimewa ramadhan. Silakan pilih mana suka, mau dibawa semua juga memang itu yg semestinya...

1# Attaqwa.
Ini bekal utama teristimewa. Merasakan kedekatan dan pengawasan Allah dlm setiap langkah kehidupan. Meninggalkan cindera mata ini berarti membiarkan puasa sia-sia.

2# Al imsaak.
Puasa adalah perisai diri dari berbagai serangan kejahatan setan dan latihan menahan diri (imsak) dari segala keinginan buruk yang dilarang. Menahan mata, lisan, tangan dan seluruh anggota badan dari keburukan kemudian mengarahkannya untuk melakulan amal kebaikan. Menjaga kstabilan emosi dan kebaikan tutur kata juga mrp bagian dari "imsak" yang harus diupayakan.

3# Musabaqatul A'maliyah.
Oleh-oleh spesial ramadhan yang ketiga adalah "berlomba dan bersegera melakukan amal kebaikan". Senantiasa bersemangat menyambut seruan adzan, tidak menunda memberi santunan dan bantuan, rutin membaca al Quran, serta kebaikan2 lain yang harus dipertahankan.

4# Al ukhuwah wal jama'ah.
Ramadhan adalah momen istimewa untuk menjalin ukhuwah dan menguatkan amal jamaah. Selepas ramadhan jiwa sosial haruslah tetap dijaga, semangat untuk berada dan bergabung bersama jamaah kaum muslimin hrs tetap dikobarkan. Krena seseorang akan lebih mudah 'lemah dan jatuh' manakala ia seorang diri.

5# At taubah.
Hadiah istimewa bagi orang berpuasa adalah pengampunan semua dosa di masa lalu hingga seolah ia bayi yang baru dilahirkan. Semangat menjemput pengampunan Allah hendaknya selalu terjaga dalam setiap dada kita agar Allah senantiasa mencurahkan rahmat, pengampunan dan menjauhkan dari siksa neraka (itqun minan naar)...
Aamiin...

# Atsaris shiyaam.

5 oleh-oleh/ hadiah inilah yang akan menjadi bekal utama bagi seseorang untuk survive di 11 bulan berikutnya...

5 cindera mata inilah yang akan menjadi tanda bekas (atsari) puasa pada diri setiap mukmin...

Semoga saja kita diberi kelapangan hati dan kekuatan iman untuk membawa 5 cindera mata istimewa sebagai bukti bahwa kita BENAR-BENAR TELAH BERPUASA...

Jika Allah masih mengkaruniakan usia, semoga 'oleh-oleh' ini menjadi bekal terbaik dalam mengarungi perjalanan kehidupan kita hingga ramadhan tahun berikutnya tiba, sekaligus sebagai bekal saat kita menghadap Allah Azza Wajalla...

Allahu a'laam wal musta'aan...

تقبل الله منا ومنكم
صيامنا و صيامكم

Selamat 'Idul Fitri, 1 Syawal 1437 H

Tidak ada komentar:

Posting Komentar